
Rabu, 28 Januari 2026 Oleh Fajarwati. Berbagi praktik baik Tips dan Trik Agar Laptop lebih awet yang disampaikan oleh Reghi Dwi Hardystyani S.DS.,Gr mendapat antusias besar dari para guru. Kegiatan Komunitas belajar SMANDA HEBAT SMAN 2 Skanto yang rutin di laksanakan setiap hari rabu selalu menjadi ajang refleksi, berbagi praktik baik dan peningkatan kompetensi guru.
Performa laptop sangat bergantung pada seberapa bersih sistem di dalamnya. Semakin banyak "sampah" digital, semakin berat kerja prosesornya. Langkah yang dapat digunakan untuk menjaga performa antara lain : pertama, matikan aplikasi yang otomatis berjalan saat laptop dinyalakan (seperti Spotify atau Steam). Ini membebaskan RAM sejak detik pertama. Kedua, Update OS Berkala, hal ini Jangan diabaikan. Update biasanya berisi patch keamanan dan optimasi sistem yang membuat kerja hardware lebih efisien. Ketiga, Bersihkan File Sampah, Gunakan fitur Disk Cleanup atau hapus folder temp secara manual untuk memberi ruang napas bagi sistem operasi. Tips ini jika dilakukan secara kontinue akan mengurangi resiko laptop lemot.
Banyak orang lupa bahwa SSD atau HDD butuh ruang kosong untuk melakukan proses caching. Jika memori penuh hingga indikator berwarna merah, performa pasti terjun bebas. Karena kapasitas penyimpanan “sesak”. Hal yang dapat dilakukan antara lain : pertama, memindahkan ke Cloud atau Eksternal maksudnya Simpan file berat (film, mentahan video) di harddisk eksternal atau cloud storage. Kedua, gunakan SSD Jika laptopmu masih pakai HDD, menggantinya ke SSD adalah "obat awet muda" paling manjur. Kecepatannya bisa meningkat hingga 5–10 kali lipat. Wwwwwwaaaaaaawwwww keren ya?
Nah, selanjutnya bagaimana kita dapat melihat kesehatan bateri laptop karena bateri dianggap sebagai jantung mobilitas. Baterai punya siklus hidup (cycle count). Kesalahan pemakaian bisa membuat baterai bocor atau cepat drop. Ada beberapa tips yang dapat digunakan untuk menjaga agar batrei tetap awet antara lain : pertama, Usahakan baterai tidak menyentuh 0% (benar-benar habis) karena itu sangat merusak sel lithium. Sebaliknya, mencabut charger saat sudah mencapai 80-90% juga sangat disarankan untuk penggunaan harian. Aturannya kisaran 20-80 persen. Kedua, gunakan Fitur Battery Limiter yakni Laptop modern biasanya punya software (seperti MyAsus, Lenovo Vantage, atau Dell Optimizer) untuk membatasi pengisian hanya sampai 60% atau 80%. Ketiga, Hindari panas berlebih maksudnya panas adalah musuh utama baterai. Jangan gunakan laptop di atas kasur atau bantal karena akan menutup ventilasi udara.
Selanjutnya, bagaimana triks merawatan Fisik dan Suhu (Thermal)? Begini penjelasan dari narasumber kita hari ini. Pertama, hardware yang kepanasan akan mengalami thermal throttling, yaitu penurunan performa secara otomatis demi mendinginkan suhu. Kedua, bersihkan Debu minimal 6 bulan sekali, bersihkan lubang ventilasi dengan air duster. Debu yang menumpuk bikin kipas bekerja ekstra keras tapi suhu tetap panas. Ketiga, ganti Pasta Thermal yakni Jika laptop sudah berumur lebih dari 2 tahun, ada baiknya mengganti pasta thermal pada prosesor agar hantaran panas ke kipas tetap optimal.
Bapak/Ibu guru, perlu diingat, cara mematikan laptop dengan cara Shift +Shut Down, bukan sekadar menutup layar (Sleep) setiap hari, tetapi bertujuan agar sistem bisa melakukan refresh total pada memori dan laptop mati dengan sempurna.
Demikian triks dan tips yang sudah dibagikan oleh narasumber sore hari ini, semoga ilmu yang diberikan dapat bermanfaat bagi guru mengingat laptop adalah alat utama penunjang pembelajaran yang selalu digunakan guru dalam bekerja dan mengajar di kelas. SMANDA HEBAT, SMANDA BISA. MAJU BERSAMA, HEBAT SEMUA.




Jadilah yang pertama berkomentar di sini