BERITA

Detail Berita

MERIAH DENGAN LOMBA, DITUTUP AKSI SOSIAL SENTUH KELOMPOK MASYARAKAT DAN ANAK-ANAK DALAM RANGKA PERAYAAN HUT SMAN 2 SKANTO

Kamis, 13 Agustus 2026 16:57 WIB
25 |   -

Skanto Oleh Fajarwati — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 yang jatuh tepat pada Minggu, 16 Agustus 2026, SMA Negeri 2 Skanto mengelar rangkaian kegiatan penuh kemeriahan, kebersamaan, serta aksi kepedulian sosial. Seluruh warga sekolah menyatukan semangat untuk memeriahkan momen berkarya yang kini menginjak usia dewasa muda tersebut. 

Sejak hari Senin hingga Rabu, suasana  SMA Negeri 2 Skanto bergemuruh dengan sorak-sorai dukungan siswa. Berbagai perlombaan digelar untuk mengasah ketangkasan, bakat seni, wawasan, hingga kekompakan antarkelas.

Olahraga & Ketangkasan di lombakan di Lapangan sekolah diwarnai sengitnya pertandingan Futsal dan Voli, dilanjutkan keseruan lomba tradisional seperti Estafet Sarung serta ketangkasan memasukkan air dalam ember dan memasukkan karet dalam sedotan. Hal tersebut menggembleng nilai sportivitas, daya juang (pantang menyerah), pengendalian emosi, dan kerja sama tim serta strategi penyelesaian masalah (problem solving) dalam suasana yang menyenangkan.

Melalui lomba Kreativitas & Seni, para siswa tampil energik dalam lomba Senam Anak Indonesia Hebat, serta mengalunkan nada-nada penuh kebanggaan dalam lomba menyanyi Mars Smanda. Senam dapat membangun kebugaran fisik, kedisiplinan gerak, dan rasa percaya diri (Mandiri). Menyanyikan Mars Smanda dapat menanamkan nilai-nilai kebanggaan instansi, loyalitas, dan penjiwaan karakter rasa memiliki (sense of belonging) terhadap sekolah melalui harmonisasi olah vokal bersama.

Lomba akademik & E-Sport, lomba Cerdas Cermat 4 Pilar berlangsung sengit di Lab Biologi yang diikuti oleh jenjang SMA dan SMP/MTs se-distrik Skanto, siswa melatih kemampuan bernalar kritis dalam menganalisis persoalan berbangsa berdasarkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika serta memupuk rasa bangga terhadap identitas nasional. Sementara para gamers unjuk kebolehan di ajang Mobile Legends (ML). E-sport memanfaatkan minat digital generasi muda untuk membangun kompetensi abad ke-21. Permainan ini melatih kemampuan critical thinking, penyusunan strategi secara cepat dan tepat di bawah tekanan serta komunikasi, koordinasi tim yang solid untuk mencapai tujuan bersama.

Lomba Lingkungan Kelas atau kebersihan dan kerapian antar-ruang belajar disulap menjadi estetik. Lomba ini tidak sekadar membersihkan ruangan tetapi melatih pembiasaan (habitus) menjaga ekosistem belajar. Siswa dituntut untuk hidup bebas dari sampah dan mampu mengelola sampah (organik/anorganik) dengan bijak, memanfaatkan barang bekas menjadi dekorasi kelas yang bermanfaat (Kreatif), serta bekerja sama membagi tugas tanpa membeda-bedakan (Gotong Royong).

Tidak hanya bersuka ria di lingkungan dalam sekolah, kepedulian terhadap lingkungan sekitar ditunjukkan pada hari Kamis. Seluruh siswa dan dewan guru terjun langsung ke masyarakat untuk menggelar Bakti Sosial. Aksi kurve dan pembersihan massal ini menyasar berbagai titik vital masyarakat, meliputi:

  • Fasilitas umum yakni area pasar dan balai desa.

  • Tempat Ibadah,  Sebagai wujud toleransi dan kebersamaan, aksi pembersihan dilakukan secara serentak di Masjid, Gereja, dan Pura di wilayah setempat.

Aksi pembersihan Pasar, Balai Desa, serta tempat ibadah (Masjid, Gereja, Pura) menjadi pilar utama pembentukan karakter toleransi aktif. Siswa belajar menghargai keberagaman keyakinan di masyarakat (Berkebinekaan Global) sekaligus menjaga kebersihan fasilitas publik sebagai bentuk pengabdian sosial dan ibadah.

Rangkaian peringatan HUT ke-26 SMA Negeri 2 Skanto resmi ditutup dengan aksi kepedulian penuh hangat. Perwakilan pengurus OSIS SMA Negeri 2 Skanto dan Ambalan Pramuka Karel Satsuitubun bergerak menuju TK dan SD Arso 9 untuk menyerahkan bantuan alat sekolah dan lainnya serta berbagi keceriaan bersama anak-anak. Kegiatan ini merupakan puncak pengasahan kepedulian sosial (empathy building). Perwakilan OSIS dan Pramuka belajar menjadi teladan, mengasah empati, serta melatih kemampuan komunikasi kepemimpinan saat berinteraksi dan mengayomi anak-anak usia dini.

"Di usia ke-26 ini, kami ingin Smanda tidak hanya berprestasi di dalam dan luar Sekolah, tetapi juga memberi dampak nyata dan manfaat hangat bagi lingkungan sekitar serta adik-adik di sekolah lain," ujar salah satu perwakilan OSIS di sela-sela penutupan acara.

Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa di usianya yang ke-26, SMA Negeri 2 Skanto terus berkomitmen mencetak generasi yang cerdas, sportif, berkarakter, dan berjiwa sosial tinggi. Dirgahayu ke-26 SMA Negeri 2 Skanto.

NARKOBA NO, PRSETASI YES!

SMANDA BERTALENTA, SMANDA BERPRESTASI.


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini