BERITA

Detail Berita

SEMARAK FLS3N KABUPATEN KEEROM 2026: TUMBUHKAN KARAKTER BANGSA MELALUI SENI, GURU PENDAMPING SERAHKAN PIAGAM PENGHARGAAN

Senin, 18 Mei 2026 08:27 WIB
22 |   -

Keerom-Fajarwati. Senin, 18 Mei 2026 – Semarak pelestarian seni dan budaya kembali menggema di Kabupaten Keerom. Pelaksanaan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Kabupaten Keerom yang telah sukses digelar pada 5 Mei 2026 lalu, kini mencapai puncaknya dengan momen penyerahan sertifikat dan piagam penghargaan kepada para peserta lomba pada Senin (18/5/2026).

Pada tahun ini, FLS3N tingkat Kabupaten Keerom mengusung tema yang sangat mendalam, yakni "Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya." Tema ini diharapkan tidak hanya memacu semangat kompetisi antar peserta didik, tetapi juga menjadi fondasi yang kuat dalam membentuk karakter generasi muda yang mencintai kekayaan budaya serta memiliki kreativitas tanpa batas di era modern.

Ajang yang digelar awal bulan tersebut mempertandingkan berbagai cabang seni yang memadukan unsur tradisional hingga kemajuan teknologi digital. Para peserta didik tampak antusias menampilkan karya terbaik mereka di hadapan para juri dan penonton. Cabang lomba FLS3N tahun ini antara lain Bidang Sastra terdiri dari Baca Puisi dengan peserta lomba bernama Anggun Senja CP, Cipta Cerpen dengan peserta bernama Septia Putri Keyzha R, Cipta Puisi dengan peserta lomba bernama Nickyta Balqis H, Monolog dengan peserta lomba bernama Irene Fias dan bidang Jurnalistik dengan peserta lomba bernama Viola Nur Salsabila. Peserta yang mewakili Bidang lomba Seni suara putra dengan peserta lomba bernama Raendy dan vokal solo putri dengan peserta lomba bernama Anggela AP. Sedangkan perwakilan SMAN 2 Skanto bidang Digital dengan lomba Desain poster dengan peserta lomba bernama Nabila Anggraini dan Nabila Amelia, lomba komik digital dengan peserta lomba bernama Cahaya dan Fotografi bernama Gabriela P dan Syaelona A.P, sedangkan bidang lomba Kriya diwakili oleh Ramdan Mandola.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan kreativitas para peserta didik, panitia dan pihak sekolah menyelenggarakan seremoni penyerahan sertifikat piagam penghargaan pada hari ini tepat selepas upacar bendera. Penyerahan piagam ini menjadi sangat istimewa karena diberikan langsung oleh para guru pendamping (atau yang mewakili) yang selama ini setia melatih dan mengarahkan potensi para peserta didik.

Momen penyerahan piagam penghargaan diwakili oleh empat guru pendamping (atau yang mewakili) dari masing-masing bidang lomba, yaitu: Ibu Fajarwati, yang menyerahkan penghargaan kepada para peserta berbakat di Bidang Lomba Sastra. Ibu Ningsih Nela Urbasa, yang menyerahkan penghargaan kepada para kreator muda di Bidang Lomba Digital. Ibu Muryani, yang mengapresiasi inovasi dan kreativitas peserta didik di Bidang Lomba Video TikTok. Ibu Siti Uminur, yang menyerahkan piagam kepada para seniman muda yang telaten di Bidang Lomba Kriya.

Kehadiran ajang FLS3N dan dukungan penuh dari para guru pendamping seperti Ibu Fajarwati, Ibu Ningsih, Ibu Muryani, dan Ibu Siti Uminur membuktikan komitmen dunia pendidikan di Kabupaten Keerom dalam mengasah soft skill peserta didik.

Melalui apresiasi ini, diharapkan para peserta didik tidak cepat berpuas diri, melainkan terus mengasah bakat seninya. Ke depannya, generasi muda Kabupaten Keerom diharapkan dapat terus membawa nama baik daerah ke tingkat provinsi hingga nasional, sekaligus menjadi pelopor pelestarian budaya bangsa di tengah arus digitalisasi.

Lebih dari sekadar perayaan, ajang seperti FLS3N ini menegaskan betapa pentingnya bagi peserta didik untuk terus memacu diri dan berprestasi. Meraih prestasi dalam perlombaan bukanlah semata-mata tentang membawa pulang piala atau piagam. Lebih dari itu, proses persiapan hingga tampil berkompetisi adalah wadah terbaik untuk melatih mental juara, kedisiplinan, manajemen waktu, serta keberanian mengatasi rasa ragu.

Bagi para peserta didik, rekam jejak prestasi yang ditorehkan sejak duduk dibangku sekolah akan menjadi portofolio yang sangat berharga. Prestasi ini kelak dapat membuka jalan yang lebih luas, seperti memudahkan akses masuk ke perguruan tinggi impian melalui jalur prestasi, hingga menjadi bekal soft skill yang sangat dicari di dunia kerja profesional. SMANDA HEBAT, SMANDA BISA.

 


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini