BERITA

Detail Berita

SENGIT! SMAN 2 SKANTO SABET MAKHOTA JUARA LDI KEEROM 2026

Senin, 1 Juni 2026 15:31 WIB
30 |   -

KEEROM –  Senin 01 Juni 2026, Aula SMKN 1 Keerom menjadi saksi bisu pertarungan intelektual sengit antarpelajar terbaik Negeri Tapal Batas. Pada Senin, 01 Juni 2026, Dinas Pendidikan sukses menggelar ajang bergengsi Lomba Debat Indonesia (LDI) Jenjang SMA Tahun 2026 tingkat Kabupaten Keerom. Mempertandingkan dua kategori utama, yakni lomba debat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, kompetisi yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIT ini sukses menguras emosi sekaligus memukau para juri.

Sejak mosi pertama digulirkan, atmosfer ketegangan sudah terasa. Perwakilan Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kabupaten Keerom saling lempar argumen, mematahkan premis lawan, dan mempertahankan sudut pandang dengan retorika yang memukau.

Puncak ketegangan terjadi pada kategori Bahasa Indonesia yakni dua raksasa sekolah di Keerom antara SMAN 2 Skanto dan SMAN 1 Arso terlibat dalam "derby otak" yang sangat ketat di babak final. Kedua tim saling serang menggunakan data, logika, dan penyampaian yang lugas hingga membuat dewan juri harus bekerja ekstra keras dalam memberikan penilaian.

Namun, lewat ketenangan dan struktur argumen yang sedikit lebih solid, SMAN 2 Skanto akhirnya berhasil keluar sebagai Juara 1 setelah mengantongi total skor 688.

Lawan tangguh mereka, SMAN 1 Arso, harus berlapang dada menduduki posisi Juara 2. Mereka memberikan perlawanan yang luar biasa hingga detik-detik terakhir dan hanya selisih tipis 5 poin, dengan meraih skor akhir 683.

Berikut adalah rincian papan atas hasil kompetisi kategori Bahasa Indonesia:

Peringkat                  Sekolah                            Total Skor                          Catatan Juri
🏆 Juara 1 SMAN 2 Skanto 688 Argumen solutif, bertenaga, dan berbasis data solid.
🥈 Juara 2 SMAN 1 Arso 683 Retorika luar biasa, penyampaian tajam, dan defensif kuat.

Selain persaingan antarsekolah, sorotan utama juga tertuju pada individu-individu emas yang berhasil menyabet gelar pembicara terbaik (Best Speaker). Berdasarkan penilaian objektif dewan juri, telah terpilih masing-masing tiga Best Speaker dari kategori Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Mereka inilah yang resmi didapuk sebagai delegasi terbaik dan akan bersatu membentuk tim elite untuk mewakili Kabupaten Keerom melaju ke tingkat provinsi.

Kategori Bahasa Indonesia:

  • Anggun Senja Cyntya Pratama (SMAN 2 Skanto)

  • Bilal Al Rizki Haidir (SMAN 1 Arso)

  • Arsavin Mathius Marvin Upessy (SMAN 1 Arso)

Kategori Bahasa Inggris:

  • Cahaya Atina Pratiwi (SMAN 2 Skanto)

  • Ilma Ramadhani (SMAN 1 Arso)

  • Syirin Fadhilah (SMAN 2 Skanto)

Kombinasi talenta dari SMAN 2 Skanto dan SMAN 1 Arso ini diharapkan mampu membangun chemistry yang kuat untuk membawa pulang piala ke Kabupaten Keerom di tingkat Provinsi Papua tahun ini.

Kemeriahan pecah saat prosesi penyerahan piala penghargaan. Kepala Bidang SMA, Widiyanto, S.E hadir langsung untuk menyerahkan piala kemenangan kepada para juara. Prosesi ini disaksikan langsung oleh sorot mata bangga para guru pendamping, tepuk tangan riuh dari seluruh peserta lomba, serta dewan juri yang memberikan hormat atas sportivitas para siswa.

Dalam sambutan penutupnya, Bapak Widiyanto, S.E. tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya melihat perkembangan mutu berpikir kritis anak-anak di Kabupaten Keerom, baik yang bertanding di kategori Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.

"Apa yang kita lihat hari ini adalah bukti bahwa Kabupaten Keerom tidak kekurangan talenta hebat. Debat bukan sekadar adu mulut atau ego, melainkan seni berpikir kritis, menghargai perbedaan sudut pandang dan melatih mental kepemimpinan. Selamat kepada SMAN 2 Skanto dan SMAN 1 Arso, kalian adalah masa depan Keerom!" ungkap Bapak Widiyanto, S.E. dengan penuh semangat.

Lewat kemenangan ini, tim debat dari Kabupaten Keerom dipastikan tidak boleh bersantai terlalu lama. Evaluasi dari dewan juri mencatat bahwa kemampuan komunikasi dan penguasaan mosi para pelajar Keerom sudah berada di level yang sangat kompetitif hanya perlu latihan dan memperdalam konten.

Ajang LDI 2026 ini bukan akhir, melainkan batu loncatan awal. Para pemenang pembicara terbaik atau best speaker  kini mengemban misi baru yang lebih besar, membawa nama baik dan mengharumkan Kabupaten Keerom di ajang Lomba Debat Indonesia (LDI) tingkat Provinsi Papua yang akan datang. Semoga dengan langkah komprehensif dan masif ini dapat membawa nama baik dan mengharumkan nama keerom. "Tuhan yang Menciptakan, Kita yang Membangun. (Reporter Fajarwati, S.Pd.,M.Pd)


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini