GALI POTENSI ATLET MUDA, O2SN TINGKAT KABUPATEN KEEROM RESMI DIGELAR

KEEROM, Papua Oleh Fajarwati – Geliat olahraga prestasi di kalangan pelajar Kabupaten Keerom kembali membara. Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi membuka gelaran Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten untuk jenjang SMA/SMK. Kompetisi yang menjadi panggung unjuk bakat para atlet muda ini berlangsung selama dua hari, yakni 22–23 Mei 2026.
Ajang tahunan ini digelar tidak hanya sebagai agenda rutin, melainkan sebagai wadah strategis untuk menjaring talenta-talenta terbaik yang akan dipersiapkan menuju O2SN tingkat Provinsi Papua hingga ke tingkat nasional.
Tahun ini, kompetisi diikuti oleh kontingen dari 5 sekolah menengah (SMA/SMK) lintas distrik di Kabupaten Keerom. Sejak hari pertama pembukaan, atmosfer persaingan ketat sudah terasa. Masing-masing sekolah mengirimkan atlet-atlet terbaik mereka yang telah melalui proses seleksi ketat di tingkat internal sekolah.
Guru pendamping, I Nyoman Suastika memberikan apresiasi tinggi kepada perwakilan sekolah yang tetap berkomitmen mendampingi dan membina bakat non-akademik siswa hingga perlombaan ini.
"O2SN ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan olahraga di Keerom. Kita tidak kekurangan bakat fisik dan mental petarung. Lewat ajang inilah kita asah mereka agar siap mental saat keluar membawa nama daerah," ujarnya optimis.
Untuk memaksimalkan potensi medali di tingkat lanjut, panitia O2SN Keerom 2026 berfokus pada 5 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di beberapa titik venue yang tersebar di wilayah Keerom:
| Cabang Olahraga | Fokus Kompetisi | Catatan Jalannya Lomba |
| Atletik | Lari sprint dan lompat jauh | Menjadi cabor dengan jumlah penonton paling riuh di lapangan utama. |
| Bulu Tangkis | Tunggal putra dan putri | Didominasi oleh reli panjang dan adu taktik yang sengit. |
| Pencak Silat | Kategori tanding dan seni | Menampilkan sportivitas tinggi dan pelestarian budaya lokal. |
| Renang | Gaya bebas dan dada | Berlangsung cepat dengan catatan waktu para atlet yang saling kejar. |
| Panjat Tebing | Kategori speed | Menjadi daya tarik baru yang menguji adrenalin dan ketangkasan peserta. |
Khusus untuk cabor Panjat Tebing, panitia menyebutkan bahwa antusiasme tahun ini menurun drastis. karena dari jumlah sekolah yang tersebar di kabupaten Keerom hanya ada satu sekolah yang mengirimkan peserta lomba. Hal ini bisa jdi terkait sarana untuk latihan bagi peserta lomba.
Meski pertandingan di lapangan tensinya cukup tinggi, nilai-nilai fair play tetap menjadi panglima. Para pelatih dan guru pendamping dari ke-5 sekolah yang bertanding sepakat bahwa O2SN adalah ajang pemersatu antarpelajar di Keerom.
Di hari kedua (23 Mei 2026), setelah seluruh nomor pertandingan selesai diperdebatkan, acara ditutup dengan upacara pengumuman juara dan penyerahan piala. Ekspresi bahagia, haru dan sorak kemenangan mewarnai penutupan O2SN tahun ini.
Ucapan syukur segenap warga sekolah menyampaikan selamat dan sukses atas perjuangan luar biasa para atlet muda kebanggaan kita yang telah berhasil mengukir prestasi dan mengharumkan nama sekolah pada ajang O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) Tingkat Kabupaten Keerom:
Cabang Olahraga Pencak Silat Juara 2: Chaesya Dwi Cahyanti, Cabang Olahraga Renang Juara 2: Sampari Wally, Cabang Olahraga Bulu Tangkis Putra Juara 2: Kadek Deva Ardi Parta, Cabang Olahraga Bulu Tangkis Putri Juara 2: Nickyta Balqis Hafizah, Cabang Olahraga Atletik Putra Juara 2: Vebrian Franky Oyaitou, Cabang Olahraga Atletik Putri Juara 2: Jesica Olivia Wei.
Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan official atas kerja keras, dedikasi, serta sportivitas yang telah ditunjukkan. Raihan Juara 2 di berbagai cabang olahraga ini adalah bukti nyata dari potensi besar generasi muda SMAN 2 Skanto.
Bagi para juara pertama di setiap cabor, tugas berat telah menanti. Mereka akan langsung masuk ke dalam pemusatan latihan daerah (TC) singkat guna mematangkan kesiapan fisik dan strategi sebelum dilepas menuju tingkat Provinsi Papua dalam waktu dekat.
Melalui kompetisi yang berlangsung ketat selama dua hari ini, diharapkan para juara yang lahir dari Kabupaten Keerom mampu bersaing ketat dan membawa pulang piala di tingkat yang lebih tinggi. Masyarakat dan pihak sekolah pun turut memberikan dukungan penuh demi kemajuan prestasi olahraga di Kabupaten Keerom. SMANDA BISA, SMANDA HEBAT.





Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini