SMAN 2 SKANTO PERKUAT KOMITMEN BERANTAS NARKOBA LEWAT PENDIDIKAN KARAKTER DAN PRESTASI, EMPAT CABANG LOMBA FLS3N ANTAR PESERTA DIDIK MENUJU TINGKAT NASIONAL

Keerom-Fajarwati. Menjadi momentum bersejarah di tahun 2026, SMAN 2 Skanto bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Keerom dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memerangi penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Lewat kolaborasi ini, pihak sekolah membentengi para pelajar, guru, dan tenaga kependidikan melalui berbagai kegiatan edukatif serta penguatan pendidikan karakter berbasis budaya berprestasi dengan program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba). Komitmen tersebut membuahkan hasil, SMAN 2 Skanto melalui lomba FLS3N melaju ke tingkat Nasional dengan prestasi gemilang. Langkah nyata ini akan terus diperkuat dan diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam waktu dekat.
Kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi ditindaklanjuti melalui implementasi program yang terintegrasi dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Salah satu bentuk implementasinya adalah penyisipan materi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) ke dalam Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) SMAN 2 Skanto. Dengan demikian, nilai-nilai antinarkoba menjadi bagian dari kebijakan sekolah sekaligus arah pembentukan karakter peserta didik.
Dalam praktik pembelajaran, guru-guru didorong untuk mengintegrasikan materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, penguatan karakter, pengambilan keputusan yang bertanggung jawab, serta pembentukan gaya hidup sehat ke dalam berbagai mata pelajaran yang relevan. Pendekatan ini bertujuan agar peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang bahaya narkoba, tetapi juga memiliki kesadaran, sikap, dan keterampilan untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SMAN 2 Skanto mengatakan bahwa sinergi dengan BNN merupakan langkah strategis dalam membangun sistem pencegahan yang berkelanjutan:
"Kami ingin memastikan bahwa pendidikan antinarkoba tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi menjadi budaya sekolah. Karena itu, melalui kerja sama dengan BNN, kami mengintegrasikan program P4GN ke dalam KOSP dan proses pembelajaran di kelas sehingga seluruh peserta didik mendapatkan pendidikan karakter dan edukasi tentang bahaya narkoba secara berkesinambungan. Kami percaya bahwa sekolah merupakan garda terdepan dalam mencetak generasi yang sehat, berkarakter, dan berprestasi," ujar Kepala SMAN 2 Skanto.
Melalui kolaborasi antara sekolah, BNN, pemerintah daerah, orang tua, dan masyarakat, SMAN 2 Skanto terus mengembangkan lingkungan belajar yang sehat, aman, religius, dan produktif. Sekolah tidak hanya berfokus pada peningkatan capaian akademik, tetapi juga membangun karakter peserta didik agar memiliki integritas, disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta kemampuan mengembangkan potensi diri melalui berbagai kegiatan positif.
Komitmen tersebut sejalan dengan Visi SMAN 2 Skanto, yaitu “Terwujudnya peserta didik yang Berkarakter, Berkompeten, dan Berwawasan Lingkungan.” Visi tersebut diwujudkan melalui berbagai program sekolah yang menempatkan pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai moral dan budaya.
Pemberantasan narkoba tidak cukup hanya dilakukan melalui sosialisasi atau penegakan aturan semata. Pencegahan yang paling efektif adalah dengan menghadirkan ruang bagi peserta didik untuk berkembang, berkarya, dan mengukir prestasi sehingga mereka memiliki tujuan hidup yang jelas serta mampu menjauhi berbagai perilaku negatif. Berbagai kegiatan pembelajaran, penguatan Profil Pelajar Pancasila, ekstrakurikuler, pembinaan literasi, seni, olahraga, kepemimpinan, hingga kolaborasi bersama aparat keamanan dan instansi terkait terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan diri peserta didik terhadap pengaruh negatif.
Komitmen tersebut akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2026, SMAN 2 Skanto berhasil mencatatkan prestasi luar biasa dengan menjadi satu-satunya sekolah yang meraih kemenangan terbanyak Jenjang SMA di Kabupaten Keerom. Dari berbagai cabang lomba yang dipertandingkan, peserta didik SMAN 2 Skanto berhasil meraih juara pada empat cabang lomba, yaitu:
- Jurnalistik
- Fotografi
- Komik Digital
- Kriya
Keberhasilan tersebut mengantarkan para juara menjadi wakil Provinsi Papua menuju FLS3N Tingkat Nasional, dan bersanding dengan SMA Negeri 4 Kota Jayapura sebagai sekolah yang juga berhasil mengirimkan wakilnya pada ajang bergengsi tersebut sebanyak empat cabang lomba. Prestasi ini menjadi pencapaian yang sangat membanggakan, tidak hanya bagi keluarga besar SMAN 2 Skanto, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Keerom dan Provinsi Papua secara keseluruhan.
Keberhasilan tersebut bukanlah hasil yang diraih secara instan. Seluruh peserta didik menjalani proses pembinaan yang panjang melalui latihan intensif, pendampingan guru pembimbing, penguatan literasi, pembelajaran berbasis proyek, serta pengembangan kreativitas yang dilakukan secara konsisten. Budaya kerja sama yang terbangun di lingkungan sekolah menjadikan setiap keberhasilan sebagai hasil kolaborasi seluruh warga sekolah.
Prestasi pada bidang jurnalistik menunjukkan kemampuan peserta didik dalam mengolah informasi secara kritis, menyampaikan fakta secara objektif, serta membangun budaya literasi yang kuat. Pada cabang fotografi, peserta didik berhasil menampilkan karya yang tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga mampu menyampaikan pesan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Sementara itu, pada cabang komik digital, kreativitas peserta didik diwujudkan melalui karya visual yang edukatif, komunikatif, dan relevan dengan kehidupan generasi muda. Adapun pada cabang kriya, peserta didik berhasil mengangkat potensi budaya lokal menjadi karya bernilai seni tinggi yang mampu bersaing di tingkat nasional.
SMAN 2 Skanto percaya bahwa remaja yang memiliki tujuan hidup, kesempatan untuk berprestasi, serta lingkungan sekolah yang mendukung akan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pendidikan karakter, pembinaan kreativitas, serta pengembangan kompetensi akan terus menjadi prioritas utama sekolah. Keberhasilan pada FLS3N Tahun 2026 diharapkan menjadi awal dari lahirnya lebih banyak prestasi di tingkat nasional bahkan internasional. Informasi mengenai kegiatan dan prestasi sekolah juga dipublikasikan melalui situs resmi SMAN 2 Skanto



Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini